TEKNIK PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK SD/MI

Posted by Wawan Subagyo On 3.13.2011 0 komentar

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK
Pembelajaran tematik merupakan suatu strategi pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna kepada siswa.

Pembelajaran tematik hanya diajarkan pada siswa SD kelas rendah/awal ( kelas I dan II ), karena pada umumnya mereka masih melihat segala sesuatu sebagai satu keutuhan (holistik), perkembangan fisiknya tidak bisa dipisahkan dengan perkembangan mental, sosial dan emosional

Strategi pembelajaran tematik lebih mengutamakan pengalaman belajar siswa, yakni melalui belajar yang menyenangkan tanpa tekanan ketakutan tetapi tetap bermakna bagi siswa

Dalam menanamkan konsep atau pengetahuan dan ketrampilan tidak harus diberikan latihan hafalan berulang-ulang (drill), tetapi belajar melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang sudah dipahami. Bentuk pembelajaran ini dikenal dengan pembelajaran terpadu

CIRI-CIRI PEMBELAJARAN TEMATIK/TERPADU

  1. Berpusat pada anak
  2. Memberi pengalaman langsung pada anak
  3. Pemisahan mata pelajaran tidak begitu jelas
  4. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran
  5. Bersifat fleksibel
  6. Hasil pembelajaran dapat berkembangsesuai dengan minat dan kebutuhan anak

PEMBELAJARAN TEMATIK MEMILIKI KEKUATAN DI ANTARANYA :
  1. Pengalaman dan kegiatan belajar yang relevan dengan tingkat perkembangan dan kebutuhan anak
  2. Menyenangkan karena bertolak dari minat dan kebutuhan anak
  3. Hasil belajar akan bertahan lebih lama karena lebih berkesan dan bermakna
  4. Mengembangkan ketrampilan berpikir anak sesuai dengan permasalahan yang dihadapi dan Menumbuhkan ketrampilan sosial dalam bekerjasama, toleransi, komunikasi, dan tanggap terhadap gagasan orang lain

TEMA AKAN MENDORONG BEBERAPA HAL YANG BERMANFAAT :
  1. Siswa mudah memusatkan perhatian pada satu tema atau topik tertentu
  2. Siswa dapat mempelajari pengetahuan dan mengembangkan berbagai kompetensi mata pelajaran yang sama
  3. Pemahaman terhadap meteri pelajaran lebih mendalam dan berkesan
  4. Kompetensi berbahasa bisa dikembangkan lebih baik dengan mengaitkan mata pelajaran lain dan pengalaman pribadi anak
  5. Anak lebih merasakan bermanfaat dan makna belajar karena materi disajikan dalam konteks tema yang jelas
  6. Anak lebih bergairah belajar karena mereka bisa berkomunikasi dalam situasi yang nyata ,misalnya bertanya,bercerita, menulis deskripsi, menulis surat dan sebagainya untuk mengembangkan ketrampilan berbahasa, sekaligus untuk mempelajari mata pelajaran lain
  7. Guru dapat menghemat waktu karena mata pelajaran yang disajikan secara terpadu dapat dipersiapkan sekaligus dan diberikan dalam 2 atau 3kali pertemuan. Waktu selebihnya dapat digunakan untuk kegiatan remedial, pemantapan atau pengayaan

BEBERAPA HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK ANTARA LAIN :
  1. Pembelajaran tematik dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar menjadi lebih bermakna dan utuh
  2. Dalam pelaksanaan pembelajaran tematik perlu mempertimbangkan antara lain alokasi waktu setiap tema, memperhitungkan banyak dan sedikitnya bahan yang ada di lingkungan
  3. Pilih tema yang terdekat dengan anak
  4. Lebih mengutamakan kompetensi dasar yang akan dicapai dari tema

BEBERAPA LANGKAH YANG DISARANKAN UNTUK MENYIAPKAN PEMBELAJARAN TEMATIK :
  1. Pelajari kompetensi dasar pada kelas semester yang sama dari setiap mapel
  2. Pilihlah tema yang dapat mempersatukan kompetensi-kompetensi tersebut untuk setiap kelas dan semester. Pilih tema : Diri sendiri, Keluarga, Lingkungan, Tempat Umum, Pengalaman, Budi pekerti, Kegemaran, Tumbuhan, Hiburan, Binatang,Transportasi, Kesehatan, K3, Makanan, Pendidikan, Pekerjaan, Peristiwa, Pariwisata, Kejadian sehari-hari, Pertanian, Negara, Komunikasi 
  3. Buatlah "Matriks Hubungan Kompetensi Dasar Dengan Tema” Langkah ini penyusun memperkirakan dan menentukan kompetensi-kompetensi dasar pada sebuah mata pelajaran cocok dikembangkan dengan tema apa. Langkah ini dilakukan untuk semua mata pelajaran 
  4. Buatlah pemetaan pembelajaran tematis.Pemetaan ini dapat dibuat dalam bentuk matrikatau jaringan topik. Dalam pemetaan ini akan terlihat kaitan antara tema dengan kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran
  5. Susunlah silabus berdasarkan matriks/jaringan topik pembelajaran tematis

Semoga artikel TEKNIK PENGELOLAAN PEMBELAJARAN TEMATIK SD/MI bermanfaat bagi Anda.

Jika artikel ini bermanfaat,bagikan kepada rekan melalui:

Poskan Komentar

Silahkan isikan komentar anda, agar saya dapat memperbaiki blog ini, dan saya mohon maaf atas segala kekurangan yang ada. Terima kasih atas kunjungannya.

Entri Populer